SENI PATUNG
Tugas SBK (hal = 27&29)
Maria Tyas Valentina Margadika 9D/24
Tugas 1 (halaman = 27)
1. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
- Tidak pernah melihat secara langsung
- Bahan patung tersebut = menggunakan campuran tembaga dan baja.
- Sejarah/fungsi patung tersebut = patung ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Sejarah patung ini proyek pembangunan GWK mulai digagas sejak era Presiden kedua Soeharto, yakni pada tahun 1989. Pada tahun 1990 ide ini disetujui oleh presiden Soeharto, namun ide pembangunan terhenti karena krisis moneter pada tahun 1998. Kemudian pada tahun 2013 manajemen kepemilikan Yayasan Garuda Wisnu Kencana Bali diambil alih oleh PT. Alam Sutera Realty Indonesia yang merupakan perusahaan pengembang properti di Indonesia. Patung Garuda Wisnu Kencana selesai di bangun pada 22 September 2018 dengan biaya sebesar Rp 450 miliar, Uniknya, patung Garuda Wisnu Kencana milik Indonesia ini dinobatkan sebagai patung tertinggi ke-3 dunia.
- Deskripsi singkat tentang patung ini = Patung Garuda Wisnu Kencana berlokasi di Bukit Unggasan, Jimbaran, Bali. Patung ini berdiri menjulang di dalam kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana dan merupakan karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta.
2. Patung Ikatan (Lambang gedung MPR-DPR)
- Tidak pernah melihat secara langsung
- Bahan patung tersebut = besi berlapis perunggu dan semen beserta konstruksi kayu jati.
- Sejarah/fungsi patung tersebut = Gedung MPR/DPR merupakan perlambang penjelmaan manusia Indonesia yang hakiki, kehendak maupun harapan-harapannya yang disampaikan lewat lembaga perwakilan rakyat.
- Deskripsi singkat tentang patung ini = But Muchtar (20 Desember 1930 – 30 Juni 1993) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal secara luas melalui karyanya berupa patung berjudul Ikatan (dibuat tahun 1976) yang dipasang di depan gedung DPR/MPR Republik Indonesia, Senayan, Jakarta.
3. Patung Dirgantara (Pancoran)
- Tidak pernah melihat secara langsung
- Bahan patung tersebut = perunggu dan tiang penyangganya berbahan beton.
- Sejarah/fungsi patung tersebut = Patung ini dirancang oleh Edhi Sunarso sekitar tahun 1964 - 1965 dengan bantuan dari Keluarga Arca Yogyakarta. Sedangkan proses pengecorannya dilaksanakan oleh Pengecoran Patung Perunggu Artistik Dekoratif Yogyakarta pimpinan I Gardono. Proses pembangunannya dilakukan oleh PN Hutama Karya dengan Ir. Sutami sebagai arsitek pelaksana. Fungsinya untuk menunjukkan kekuatan, kepemimpinan, dan kemegahan Indonesia di udara, di dirgantara.
- Deskripsi singkat tentang patung ini = Monumen Patung Dirgantara atau lebih dikenali dengan nama Patung Pancoran yaitu salah satu monumen patung yang terdapat di Jakarta. Letak monumen ini berada di daerah Pancoran, Jakarta Selatan. Tepat di depan kompleks perkantoran Wisma Aldiron Dirgantara yang dulunya merupakan Markas Akbar TNI Tingkatan Udara.
4. Patung Tian Tan Buddha
- Tidak pernah melihat secara langsung
- Bahan patung tersebut = perunggu dan baja
- Sejarah/fungsi patung tersebut = Buddha Tian Tan, juga dikenal sebagai "Buddha Besar", adalah sebuah patung perunggu besar Buddha Sakyamuni, yang selesai dibangun pada tahun 1993, dan terletak di Ngong Ping, Pulau Lantau, Hong Kong. Patung ini terletak dekat Biara Po Lin dan melambangkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, masyarakat dan agama. Tempat ini merupakan pusat utama Buddhisme di Hong Kong, dan juga merupakan objek wisata yang populer.
- Deskripsi singkat tentang patung ini = Patung ini dinamakan Buddha Tian Tan karena pondasinya merupakan model Altar Surga dari Kuil Langit di Beijing. Merupakan salah satu dari lima patung Buddha besar di Tiongkok, patung ini bersemayam di atas bunga teratai yang berada di puncak altar berplatform tiga.[2] Dikelilingi oleh enam patung perunggu lebih kecil dikenal sebagai "Persembahan dari Enam Dewa" dengan pose mempersembahkan bunga, dupa, lentera, salep, buah, dan musik untuk Sang Buddha. Ini melambangkan Enam Paramita yakni kedermawanan, moralitas, kesabaran, semangat, meditasi, dan kebijaksanaan; sifat-sifat luhur yang diperlukan untuk mencapai pencerahan.
5. Patung Asmat ( Pascalis Sadewa)
- Tidak pernah melihat secara langsung
- Bahan patung tersebut = kayu keras supaya hasil ukirannya kuat dan kokoh. Namun, biasanya kayu bakau lebih sering dipilih dan digunakan untuk membuat patung ini.
- Sejarah/fungsi patung tersebut = Jenis patung yang dibuat dengan tujuan untuk memperingati peristiwa bersejarah yang dinamakan patung monumen. Patung ini digunakan sebagai sarana untuk mengenang kejadian bersejarah ataupun tokoh yang berjasa.
- Deskripsi singkat tentang patung ini = Patung Asmat ( Pascalis Sadewa ) adalah salah satu ciri khas wilayah Papua. Suku Asmat di Papua telah dikenal dunia dengan keterampilan mengukirnya sejak tahun 1700an. Kesenian mengukir di Asmat merupakan bentuk kepercayaan terhadap arwah nenek moyang. Menurut tradisi, nenek moyang suku Asmat disimbolkan dalam bentuk patung serta ukiran.
6. Patung Merak
- Saya pernah melihat patung Merak ini secara langsung
- Bahan patung tersebut = Patung ini cukup unik karena terbuat dari tanaman merambat. Tentunya ditopang dan dibentuk dengan kerangka yang tertutupi oleh rimbunnya daun dari tanaman rambat tersebut.
- Sejarah/fungsi patung tersebut = Tujuan utama pembangunan taman Bunga Nusantara adalah menciptakan Taman Bunga Nusantara sebagai salah satu aset wisata berbasis wisata agro nasional dengan skala internasional. Patung merak di taman bunga nusantara adalah sebagai salah satu keunggulan di dalam keindahan taman bunga nusantara. Taman Bunga Nusantara di rintis pada tahun 1992- 1993 dan dibangun pada tahun 1995. Taman bunga ini diresmikan oleh Tien Soeharto pada 10 September 1995.
- Deskripsi singkat tentang patung ini = Taman Bunga Nusantara adalah sebuah taman bunga seluas 35 hektare yang terletak dekat Gunung Gede Pangrango dan Kebun Teh Bogor dengan jarak tempuh sekitar 2,5 - 3 jam perjalanan dari Jakarta, tepatnya berada di antara dua desa yaitu, Kawungluwuk, Sukaresmi, Cianjur dengan Sukawangi, Sukamakmur, Jonggol.
Tugas 2 (Halaman= 29)
1. Patung Santo Fransiskus Xaverius
•> Lokasi Patung = SMP Xaverius 4 Bandar Lampung
•> Metode = Adiktif, yaitu membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak.
•> Fungsi patung = Sebagai simbol untuk mengenang jasa Santo Fransiskus dan simbol keteladanan sekolah.
2. Patung bunda Maria
•> Lokasi Patung = di kantor TU SMP Xaverius 4 Bandar Lampung
•> Metode = Adiktif, yaitu membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak.
•> Fungsi patung = Salah satu sarana ibadat, sebagai simbol, patung itu tidak sekedar benda biasa, tapi memiliki makna rohani. Patung itu menyimbolkan kehadiran Bunda Maria yang dipercayai umat Katolik sebagai Bunda Yesus dan Bunda Gereja atau umat beriman Katolik.
Sekian tugas SBK saya Maria Tyas Valentina Margadika 9D/24
TERIMAKASIH








Komentar
Posting Komentar